Bab 18 Getar Asmara "Sini Sin, kenalin anak teman papi!" "Sinta." "Devan." Senyum anggun ditunjukkan Sinta pada Devan. Namun justru laki-laki itu merasa merinding. Bukan senyum tulus yang diberikan, tetapi terasa sebuah senyuman yang sengaja untuk menggodanya. "Ini tunangan saya, Sarah Maharani Putri," ucap tegas Devan membuat semua yang di ruang khusus itu tercengang. Sarah terkejut tak percaya, bosnya mengenalkannya sebagai tunangan. Yang benar saja, karyawan magang tiba-tiba dikenalkan sebagai tunangan. Apa Pak Devan sudah nggak waras, pikirnya. Orang mengira Sarah akan cepat kaya raya dengan menjadi perempuan matre karena mendekati bosnya. "Bersikaplah manis, pura-pura jadi tunangan saya atau foto di hotel akan menyebar ke kampusmu," ancam Devan membuat Sarah tersentak. Mau ta

