Tekotek yang gagal. Hanya karena gara-gara itu Mas Alfa benar-benar diam seribu bahasa. Aku paham pasti dia sangat tersiksa, bahkan itu sangat terlihat dari matanya yang cekung kayak panda dan aku menyesal karenanya. Berkali-kali aku mencoba menguatkan hati, tapi pandangan wajah Mas Alfa yang sedih dan kecewa membuatku ingin melakukan sesuatu sebelum kami benar-benar berpisah. [Zel, segera selesaikan urusan dengan Alfa! Karena, saya akan menghukum Resa dan Bayu dengan cara saya! Kalau kamu mengecewakan saya, itu sama saja kamu mengkhianati kepercayaan dan ingat kamu sudah janji. Batas waktumu sampai esok hari.] Aku mengatupkan mata seraya menyembunyikan gemuruh di dalam d**a setelah menerima chat dari Bu Imel pagi ini. Lagi. Bu Imel menyudutkanku dalam kebimbangan tapi aku pun masih b

