Sebuah Skandal

1213 Kata

Sandy menatap penunjuk waktu di dinding yang saat ini menunjukkan pukul setengah sepuluh malam. Dia melihat ke arah kamar asisten rumah tangganya, dan melihat kalau pintu kamar Bi Ijah sudah tertutup rapat. Sandy berjingkat berjalan mendekati kamar asisten rumah tangganya itu, untuk memastikan kalau wanita berusia tiga puluh lima tahun itu sudah tidur. “Bagus deh kalau Bi Ijah sudah tidur. Jadi saat Martin datang, dia nggak tahu dan nggak akan lapor sama ibu,” gumam Sandy bermonolog. Sandy bergegas meninggalkan tempat itu dan berjalan menuju ruang tamu, menunggu Martin datang. Tepat pukul sepuluh malam, sebuah mobil berhenti di depan rumah Sandy. Tak lama, telepon genggam Sandy pun berdering. Sandy bergegas mengangkat panggilan telepon tersebut, setelah melihat nama Martin terpampang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN