Keesokan harinya, Runi menghubungi adik iparnya dan menceritakan kalau Sandy akan melangsungkan akad nikah minggu depan. Dia dengan ditemani oleh Kevin dan Calista mendatangi rumah adik iparnya itu. “Assalamualaikum,” sapa Runi ketika sudah tiba di depan pintu rumah adik iparnya. “Wa’alaikumsalam,” sahut seorang wanita dari dalam rumah. Kenop pintu terlihat bergerak dan tak lama pintu itu pun terbuka. Tampak seraut wajah seorang wanita, yang masih terlihat cantik di usianya yang tidak lagi muda. “Eh...Mbak Runi. Apa kabar?” sapa wanita paruh baya itu yang lantas mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Runi. Dia juga memeluk erat tubuh Runi. “Ayo masuk, Mbak!” Runi menganggukkan kepalanya dan mengikuti langkah wanita itu, masuk ke dalam ruang tamu. “Silakan duduk, Mbak Runi.” W

