“Huh huh huh.” Pagi ini Hugo kembali terbangun dengan mimpi hal yang sama, pembicaraan seseorang dengan orang lain mengenai kehamilan dan setelah bangun, tangannya bergetar dan pelipisnya dipenuhi dengan keringat. Ia ingat. Iya, kini ia ingat apa yang menyebabkan terjadi kecelakaan padanya. Ia mendengar perdebatan antara Radita dan Felix di kantor calon adik iparnya itu. Sehari sebelum hari pernikahannya, ia ke kantor Felix untuk meminta tolong menjemputkan Radita di rumah temannya, tapi sialnya ia malah menemukan adiknya itu berada di ruangan Felix dan membicarakan tentang kehamilan. Ia mendengar dengan sangat jelas bahwa keduanya saling memaki dan terus membicarakan kehamilan. Felix dengan segala ucapannya yang kasar dan Radita yang pasrah hanya membutuhkan uang serta membahas soal r

