Chapter 34 - Mencintaimu

1250 Kata

Keenan menepis tangan Hamish dari pipi mulus Ingga dengan kasar. “Mau apa lagi kamu menemui Ingga?” ucapnya dengan tatapan yang terlihat amat sinis. Ingga beralih memegangi lengan berotot Keenan seraya sesekali mengelusnya, mencoba sebisa mungkin menenangkannya. Ingga beralih menatap Hamish datar, “Aku baik-baik saja, Hamish.” Hamish balik menatap Keenan sinis sebelum akhirnya beralih menatap Ingga dengan senyum di raut wajah tampannya. “Bagaimana keadaan ayahmu?” tanyanya ramah. “Ayah baik-baik saja,” jawab Ingga acuh tak acuh. Senyum di wajah tampan Hamish melebar, “Syukurlah kalau begitu. Aku boleh melihat ayahmu?” Keenan langsung menggeleng. “Tidak!” bentaknya tak suka. Dahi mulus Hamish langsung mengerut, “Apa?” Ingga langsung gelagapan, takut kalau sampai Hamish dan Keenan ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN