Chapter 39 - Bulan Madu di Italia (part 1)

2119 Kata

Waktu menunjukkan pukul sembilan lewat lima pagi saat akhirnya Keenan dan Ingga sampai di Italia, kota kelahiran Keenan. Begitu selesai melepas penat dan istirahat sejenak di kamar hotel, keduanya memutuskan untuk jalan santai bersama, menikmati indahnya gang-gang kecil bergaya klasik ala perdesaan Italia. Seketika, Keenan malah jadi teringat kembali akan masa kecilnya dulu. Begitu kedua kakinya menapaki jalan setapak di gang sempit ini, Keenan seolah-olah dibawa masuk, kembali bernostalgia ke masa kecilnya dulu. “Kamu benar-benar menghabiskan masa kecilmu di kota seindah ini?” tanya Ingga penasaran. Keenan mengangguk perlahan, “Ya.” “Kamu sangat beruntung, Keenan,” ucap Ingga seraya tersenyum. “Yeah, aku rasa aku laki-laki paling beruntung sedunia karena memiliki istri secantik dan se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN