Ingga memperhatikan wajah tampan Nicolás dengan raut wajahnya yang terlihat amat curiga, “Kamu tidak sedang membohongiku, kan?” Nicolás langsung menggeleng seraya tersenyum miring, “Tidak. Buat apa aku membohongimu, Ingga?” “Kamu tidak sedang mabuk, kan?” tanya Ingga yang masih merasa curiga. Nicolás tersenyum geli. ‘Astaga, perempuan ini,’ benaknya. “Tidak, aku tidak sedang mabuk, Ingga. Keenan memang akan segera datang ke sini lusa besok. Dia akan segera menghampirimu,” ucapnya serius. Ingga menatap Nicolás nanar. “Tapi .. tapi kenapa Keenan sama sekali tidak membicarakannya padaku, Nicolás?” lirihnya. Nicolás terdiam sejenak sebelum kembali bicara, “Kamu mau mengetahui sebuah rahasia?” “Apa?” tanya Ingga penasaran. “Keenan memang sengaja tidak memberitahukan soal kepulangannya p

