Damian duduk di gazebo halaman belakang rumahnya, ditemani semilir angin malam yang lembut menyentuh dedaunan. Di seberangnya, Felix ikut bersandar santai sambil menikmati aroma kopi hitam yang mengepul hangat di cangkir mereka. Sementara itu, dari dalam rumah terdengar suara tawa kecil—Ratih dan Nessi tengah sibuk mengolah kue di dapur. Malam ini tidak ada acara khusus, tidak pula perayaan apa pun. Damian hanya ingin berbincang. Sudah lama rasanya dia dan Felix tidak duduk bersama seperti ini. Kesibukan masing-masing sering membuat mereka hanya bertukar kabar lewat pesan singkat atau rapat singkat yang formal. Dan malam ini, ada satu hal yang mengusik pikiran Damian mengenai Abella. Damian menatap kosong ke arah kolam ikan yang tenang di bawah gazebo. Gemericik air menjadi latar suara y

