Ancaman Menakutkan

1645 Kata

Happy Reading. “Bagaimana kabar mu hari ini?” Matthew membuka pokok pembicaraan sambil melepaskan jasnya lalu melempar ke sofa. Dia baru saja tiba dan tubuhnya sangat lelah. Matthew merenggangkan kedua tangannya, hendak merilekskan otot-ototnya yang kaku. Lukas tak berniat menanggapi basa-basi ayahnya dalam waktu dekat. Dia masih sibuk memandangi foto-foto Arabella di ponselnya. Merasa tak ada tanggapan, Matthew menghentikan niatnya segera yang ingin menanggalkan kemejanya. Dia lalu membalikkan badan, menoleh ke arah Lukas yang tampak sibuk memperhatikan ponselnya. Lelaki itu bahkan senyum-senyum seolah ada hal lucu di dalam ponsel itu. “Kau tidak mendengarku?” Matthew memasukkan kedua tangannya di saku celana, berdiri menjulang di dekat Lukas. “Aku merasa pertanyaan mu sangat tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN