77. Tarik Ulur

1505 Kata

"Saya dengar anda mengalami kecelakaan di luar negeri?" tanya Gera yang dengan rajinnya hadir ke kantor Harpa. Pria itu mengenakan pakaian serba hitam. "Sepertinya Anda sangat bahagia. Syukur, atas doa Anda, Kak Gera. Bayiku baik-baik saja. Bahkan Dokter sendiri kaget. Katanya itu sebuah keajaiban. Anak ini sangat dinantikan pamannya." Harpa mulai bermain dialog. "Tentu. Kelahiran anggota Kariswana yang baru sangat dinantikan. Aku harap bisa melihat keponakanku tumbuh besar dan sehat. Seperti aku melihatmu tumbuh," balas Gera. "Dan menjadi CEO baru Callir?" Harpa kembali memancing. Gera mengangguk sambil tersenyum palsu menyembunyikan rasa kecewanya. Harpa mengusap perut. "Anakku memang beruntung. Dia diberikan kebahagiaan oleh pamannya. Jangan lupa, berikan aku kado saat anak ini tuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN