"Kamu serius, Sayang?" tanya Adras bingung mendengar istrinya akan datang langsung ke rumah Rani. "Kenapa harus bercanda. Untuk itu aku ingin Nolan dan Isla ikut denganku. Adras, kamu berjaga. Kalau aku gak keluar juga, kamu langsung telepon polisi," pinta Harpa. Dia mengenakan pakaian rapi seperti biasa. Bahkan Harpa sempatkan diri untuk membeli buah. Tentu saja itu hanya untuk bermain drama seperti biasanya. "Aku pergi dulu, Dras. Doakan aku ya?" Harpa mencium punggung tangan suaminya. Berangkatlah mereka dan Adras hanya bisa melihat dari kejauhan. Dia harus menjaga perusahaan selama Harpa pergi. Pria itu mengirim pesan pada Nolan, "Tolong jaga istriku. Aku tidak ingin hal buruk terjadi padanya." Akhirnya Harpa tiba juga di rumah Rani. Mobil Harpa sempat ditahan. "Anda bisa masuk han

