91. Insiden

1515 Kata

"Pastikan semuanya tak menarik kecurigaan," pinta Adras yang langsung dibalas anggukkan oleh beberapa penggali kuburan. Setelah peti mati diangkat, lubang kubur kembali ditutup. Sedang peti mati dibawa ke ambulan yang sudah menunggu di jalan makam. Adras keluar dari lingkungan makam. Harpa duduk di kap mobil memperhatikan sekitar. Di depan parkiran pemakaman itu adalah tanah luas dengan alang-alang di sekitarnya. Sedang pemakaman mewah tempat Chaldan dikuburkan kebanyakan terhias gapura yang indah. Harpa dan Adras naik ke dalam mobil. Mobil mereka mengikuti ambulan yang melaju menuju gerbang utama. Memang setiap makam memiliki kompleks sendiri dan menandakan harga makam yang sampai ratusan juta. "Bagaimana kalau hasil visumnya mengecewakan? Maksudku, Papa meninggal karena murni sakit,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN