Anggi langsung menyikut lengan Erika. Apa-apaan maksud sobatnya itu menuduh dirinya melakukan hal yang jorok. ''Ngomong yang bener dong," dengusnya. Giliran Ismi yang menghampiri Anggi. "Abisnya ... lo nikahnya dadakan. Yakali aja waktu kemarin kalian berdua tidur sekamar, trus nggak bisa mengontrolnya dan boom ... terjadilah proses terciptanya manusia di rahim lo," jelas Ismi sambil tertawa. Anggi hanya geleng-geleng mendengar penjelasan Ismi yang terkesan blak-blakan. Benar, mulut temannya yang satu ini tak bisa dikontrol sama sekali kalau sudah membahas masalah 'anu'. "Gue masih volos," ungkap Anggi. "Di volosin maksud lo," timpal Erika langsung sambil tertawa. "Berarti kita nggak bisa tidur bareng lagi kalau libur ... kan, Anggi tidurnya sama Yoga," ujar Ismi menekuk wajahnya.

