Tentu saja melihat reaksi Yoga membuat Olivia--mamanya heran. Apa yang tengah terjadi sebenarnya. Hingga Ekspressi wajah putranya khawatir seperti itu. "Ada apa, Ga?" Yoga mengeram merutuki dirinya sendiri yang tak bisa menjaga Anggi hingga lepas ke tangan Arta. "Anggi diculik, Ma," ujarnya. "Apa, diculik?" Yoga mengangguk. "Sekarang aku mau cari Anggi dulu. Mama doa'in, ya?" "Pasti, Sayang ...." Jadilah, Yoga segera berlalu pergi dengan ekspresi wajah yang sulit diartikan. Hari yang awalnya ia niatkan untuk mengucap janji suci bersama Anggi, kini malah tertunda karena perbuatan Arta. Di perjalanan, ia selalu mengedarkan pandangan matanya ke arah kiri dan kanan jalan. Berharap bisa menemukan keberadaan gadisnya itu. Tapi tetap saja itu seperti hal yang mustahil. Karena ia yakin sa

