"Siapa, ya?" gumam Rani saat bel rumahnya berbunyi. Gadis itu segera menghampiri pintu, begitu dibuka, wajah Gavi muncul dengan senyum lebar dan tangan menenteng kantong belanja. “Surprise!” sapa Gavi ceria. “Aku bawain kamu banyak oleh-oleh.” "Wah ... makasih banget ya, Gav." Rani terkekeh, menerima kantong itu. “Padahal kamu baru selesai long haul, tapi kamu rela anter oleh-oleh ini ke rumahku. Sekali lagi terimakasih.” “Karena aku kangen banget sama kamu.” Gavi masuk ke rumah Rani, melepas jas seragam pilot, matanya menyapu ruangan. “Ini hari liburmu kan, Ran? Apa rencana kegiatanmu hari ini?” "Aku pengen pergi ke makam ibu dan Bapak.” Rani menaruh kantong di meja makan. “Aku boleh ikut ke makam orang tuamu, nggak?” ucap Gavi pelan, menatap Rani serius. “Aku pengen kenalan sama mer

