Robert tersenyum lebar. “Kalau begitu malam ini aku akan mengatakan pada Dara bahwa aku mencintainya. Terima kasih atas saranmu nona Rose.” Robert mengelus puncak kepala Rose. Rose hanya bisa tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya. “Senang rasanya melihat dirimu yang dulu Rob…” gumam Rose pelan, tetapi perkataan Rose masih dapat di dengar oleh Robert. Robert tersenyum lirih. “Dalam sekejap mata semuanya telah berubah Rose… aku mengenalmu semenjak aku masih seorang bocah kecil, kita tumbuh besar bersama. Hampir setengah umurku telah aku habiskan bersamamu. Aku benar-benar tidak menyangka ada wanita lain yang akan mengisi hidup maupun hatiku seperti sekarang ini.” “Life must go on Rob… mungkin di kehidupan ini kita tidak berjodoh. Tetapi aku selalu berharap di dalam kehidupan selanj

