Hari itu Tiba

2008 Kata

Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari dan Ren masih belum memejamkan matanya. Lebih tepatnya, dia tidak bisa memejamkannya. Beberapa kali dia menghela napas panjang, mencoba untuk memberikan sedikit ruang pada rongga dadanya yang terasa sesak. Di sebelah Ren, Kaito tampak tertidur dengan sangat pulas. Wajahnya yang tampak kalem itu sangat berbeda dengan Kaito yang biasanya. Pemandangan itulah yang sejak tadi diperhatikan oleh Ren. Tinggal menghitung jam, hari kelulusan itu akan tiba dan menjadi sebuah akhir bagi kisah Ren dan Kaito. Ren tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi di hari ini. Entah bagaimana dia akan keluar dari kediaman Sanjaya yang telah menjadi tempatnya berlindung selama 17 tahun itu. Apakah dia akan pergi dari rumah itu tanpa sepengetahuan Kaito, atau just

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN