Resmi Berpacaran

1751 Kata

“Eh? Siapa bilang? Aku selalu percaya sama Kak Ren,” kata Kaito. Ren kembali menatap Kaito. “Tadi siang aku mimpi buruk. Dalam mimpi itu, entah gara-gara apa aku sampe kesel banget sama diri aku dan akhirnya aku mukul wajah aku sendiri. Aku nggak tau kalo itu sampe kebawa di alam nyata.” “Eh?” “Bener ‘kan kamu nggak percaya?” “Aku percaya, kok.” Kaito menurunkan tangannya dari pundak Ren. “Semoga aja mimpi itu bukan pertanda apa-apa. Rasanya pasti sakit banget ya, Kak Ren?” Kaito memperhatikan wajah Ren dengan ngeri. “Nggak sakit.” “Aaah .… Kak Ren bohong.” “Tuh ‘kan kamu nggak percaya sama aku.” “Ya, habisnya mustahil banget kalo muka Kak Ren sampe merah dan biru kayak gitu tapi Kak Ren nggak ngerasain sakit.” “Ya, udah kalo nggak percaya. Aku mau jalanin mobilnya sekarang. Bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN