Bisakah Berhenti Mencintai?

1626 Kata

Kaito menjatuhkan bokongnya di atas tempat duduk yang berhadapan dengan meja makan, lalu diikuti Ren. Setelah kejadian tadi malam, suasana di rumah Sanjaya menjadi canggung dan masih ada sedikit atmosfer ketegangan. Dengan wajah yang ditekuk, Kaito mengangkat sendoknya dan mulai memasukkan suapan pertama ke mulutnya. Di seberang, Papa dan Mama memperhatikan sikap dingin dan murung Kaito. Mereka tahu anak itu tidak mungkin tidak marah setelah apa yang telah mereka lakukan pada Ren tadi malam. Meskipun Kaito sudah berjanji akan bersikap biasa dan tetap menuruti perkataan orang tuanya, tetap saja sekuat apapun dia mencoba, dia tidak bisa tersenyum apalagi bersikap ceria seperti biasa. Mama yang melihat itu pun sampai harus berpikir beribu-ribu kali untuk menyapa anak kesayangannya itu. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN