“Minami ada apa ini sebenarnya? Kenapa kamu terus minta maaf?” tanya Nenek. Minami melihat orang-orang yang berada di ruangan itu. Sekali lagi dia menarik dalam napasnya lalu mengembuskannya. “Aku ngelakuin itu semua karena ada alasan. Alasan bahwa aku telah mencintai seseorang tapi nggak pernah aku beritahu pada satu pun di antara kalian.” “Eh?” Kaito kaget. “Terus kenapa kamu nggak bawa dia ke sini? Kakek masih ingat kalau waktu itu Kakek minta kalian bawa orang yang kalian suka dan perjodohan itu akan batal.” Minami tersenyum kecut. “Bawa orang yang aku cintai ke sini? Dia bahkan selalu ada di sini.” “Eh?” Kaito semakin kaget sekaligus bingung. “Minami, bicaralah yang jelas,” suruh Nenek. “Kenapa baru kamu kasih tau sekarang kalau kamu mencintai seseorang? Walaupun aku nggak

