Luka Lama - 56

1743 Kata

"Jangan membuat keributan." Nicho menatap seseorang yang sudah mengusiknya. Padahal, dia belum puas memberi perhitungan, pada anak manja bermulut besar yang sudah menghina mendiang Ibunya. "Menyingkir, jika tidak mau terluka." Alih-alih gentar, gadis itu—Binar, justru terkekeh santai. Sembari mengibaskan tangan di depan wajah secara tak acuh. "Tenang saja, aku sudah terbiasa dengan luka." Entah fisik, atau pun hati. Sudah lama Binar berteman dengan keduanya. Jadi, tak akan berpengaruh jika pria asing yang menghaj*r Ares itu memberinya peringatan. Kesal, Nicho melepas cengkeramannya pada Ares dengan kasar, hingga pria itu tersungkur sembari terbatuk-batuk. Sembari mengirup udara secara rakus. Cengkraman Nicho seolah mencekiknya dan membuatnya kepayahan untuk bernapas. Tak mengucapkan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN