Luka Lama - 39

1878 Kata

Menyandarkan punggung pada sandaran jok mobil yang berada di belakangnya. Dendra memijat pangkal hidung ketika denyutan di kepala terasa menyakitkan. Lagi, dia pulang ke Jakarta secara mendadak. Usai mendapat telepon dari sang Ayah. Pria sepuh itu tak bicara banyak. Tapi cukup membuatnya membeku dengan debaran asing yang memberi rasa takut di sekujur tubuhnya. "Pulang, rumah Bu Yuni kebakaran." Hanya itu, tanpa penjelasan apa pun. Apa mantan Ibu mertuanya dan sang putri selamat dalam musibah tersebut? Apa keduanya tak terluka? Seberapa parah kebakaran yang terjadi di rumah mantan mertuanya? Semua tak bisa Dendra dapatkan jawabannya karena sang Ayah mengabaikan semua telepon darinya. Mencari tau pada sang Ibu pun sia-sia. Karena wanita sepuh itu, alih-alih membantu justru berbalik mence

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN