"Loh, Neng Binar mau kemana?" Suara seseorang menginterupsi langkah Binar yang hendak menuju pintu keluar. Menoleh, ia dapati sang Bibi yang berderap kearahnya dengan sebuah nampan. "Pulang," jawab Binar. "Pulang? Kok sebentar sekali? Ini Bibi baru saja mau ke atas, antar kudapan buat Neng Binar yang ketinggalan. Soalnya, tadi pas buat minuman, Nyonya nggak sabaran banget. Di suruh cepet-cepet terus, kayak dikejar orang gil*." Meringis, Binar menggaruk ujung hidung. Dia tau sang Oma pasti ingin cepat-cepat karena tak mau meninggalkannya berdua saja dengan Opa. Wanita sepuh itu pasti kepo dengan apa yang dirinya dan sang Opa bicarakan. "Iya Bi, mau pulang. Soalnya, nanti sore udah harus berangkat kerja." "Loh, Neng Binar kerja?" Tanya wanita paruh baya itu, tapi kemudian mengigit bibi

