"Kak, sebenarnya ada apa?" Meski Ares tak akan memberitahu, walau sudah Patricia tanya berkali-kali, bahkan sedari masuk ke dalam mobil pria itu yang menjemputnya di rumah, dia tak akan menyerah. Untuk mencari tau maksud pria itu mengajaknya makan malam ke tempat yang dirahasiakan. Terlebih, semua kini tampak gelap. Karena kedua matanya ditutup sebuah sapu tangan oleh Ares. Hal yang awalnya tak mendapat persetujuan dari Patricia. Hingga keduanya memerlukan waktu lebih dari lima menit untuk turun dari dalam mobil, seusai sampai di sebuah restoran yang tampak sepi. Bahkan disekitar area parkiran, hanya terdapat beberapa kendaraan, yang jumlahnya pun tak sampai hitungan jari kedua tangannya. Hal yang cukup ganjil karena Patricia tau, restoran yang mereka datangi, merupakan salah satu restora

