Luka Lama - 27

1884 Kata

Binar pernah berlari, mengejar kasih sayang sang Papa yang tak pernah tergapai. Hingga pada akhirnya membuat gadis itu lelah, sebelum kemudian ... Mencapai pada batas menyerah. Tumpukkan kekecewaan yang sedari dulu di telan paksa. Kini seolah membus*k di dalam d**a. Hingga sewaktu mendapati sang Papa di makam Mamanya. Tak ada letupan euforia dalam dirinya.  Semua terasa hambar. Terkubur kecewa hingga membuatnya lupa, seperti apa rasanya berbahagia, saat menemukan wajah sang Papa? Ya, Binar aku, jika sikapnya pada pria yang berstatus sebagai Papanya itu sangat tak sopan. Tapi mau bagaimana lagi? Rasa kecewa mengubur semua sopan santunnya. Saat menemukan pria yang sejak dulu di damba sang Mama, baru muncul saat raga wanita itu terkubur di dalam tanah. Usai mendapat putusan pengadilan jik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN