1. SIAPA AKU

535 Kata
RARA SANJANI , adalah seorang gadis yang cantik, pintar, modis, baik, sopan, mandiri dan periang,  ayah dan ibunya biasa memanggil nya dengan sebutan RARA , dia terlahir dari seorang ayah yang bernama YUSUF SANJANI, dan ibu YURA ANITA. RARA  merupakan anak satu-satunya dari pasangan yang sangat bahagia ini, maka tak heran keduanya sangat begitu menyayangi nya, memanjakan nya, bahkan  usiaya sudah menginjak  25 tahun, kedua orangtuanya sangat  memperlakukan nya seperti baby kecil mereka saja, kadang RARA sedikit risih melihat sikap mereka yang selalu menganggap nya seperti anak-anak, tapi apa yang harus RARA lakukan, memang mereka sangat menyayanginya, walaupun RARA berusaha untuk mandiri, ayah dan ibunya tetap berusaha memanjakannya. Keluarganya memang bukan termasuk dari golongan keluarga yang kaya, mereka hanya tergolong dalam keluarga yang sederhana, mereka tinggal di sebuah rumah yang minimal, yang dirancang sendiri oleh ayah RARA. Mereka  tinggal bahagia di dalam nya, penuh canda tawa, suka duka sudah mereka lalui di dalam rumah yang sederhana itu Ayah RARA  hanya memiliki sebuah café kecil, yang berada tidak jauh dari rumah mereka , sedangkan ibu RARA hanya membantu ayah menjalankan café kecil mereka itu.  Café mereka  ini di beri nama oleh ayah rara sendiri yaitu  “snow white café”.  café itu melambangkan diri rara  di matanya , seorang putri yang baik. Café itu memang kecil, tapi di tata ayah dan ibu  rara secantik, seunik, dan senyaman mungkin, dengan nuansa putih dan biru yang berpadu, maka tak heran café itu sangat banyak pelanggannya, sampai ayah dan ibu rara  harus menambah beberapa karyawan untuk membantu mereka di café itu. RARA sama sekali tidak tertarik untuk mengkelola café itu , karena RARA punya hoby dan cita-cita yang lain. RARA sengaja mengambil jurusan arsitek bangunan, setelah lulus s1, RARA berusaha mencari pekerjaan di tempat lain, RARA  tidak mau berpangku tangan kepada kedua orangtuanya,  walaupun dirinya anak satu-satunya , tapi RARA tetap mau mandiri. Karena RARA tidak suka di cap sebagai anak manja, walaupun  terkadang di rumah selalu di manjain ayah dan ibunya sendiri. Sekarang  RARA sudah berhasil di terima di salah satu Perusahaan bidang arsitek , RARA sangat senang sekali bekerja di sana. Karena semua yang RARA kerjakan sesuai dengan hobby dan cita-citanya.  Walaupun RARA bekerja di tempat lain, tapi RARA  tidak pernah lupa untuk membantu ayah nya untuk menuangkan ide-ide yang bagus, untuk membangun café nya agar setiap tahun ada sesuatu yang baru, agak café ayah nya tetap hits, walaupun café-café baru yang lebih bagus bermunculan di setiap saat. RARA sangat menyayangi dan mencintai keluarganya, semua RARA lakukan adalah demi kebahagian mereka . tak pernah terlintas di benaknya  sedikit pun untuk menyakiti hati dan perasaan mereka, tapi akhir-akhir ini, ayah dan ibu RARA selalu menyinggung masalah siapa pacar RARA, spontan RARA hanya terdiam, sebab sampai saat ini dirinya  belum bisa menceritakan siapa pacarnya kepada mereka, rara sedikit ragu,… Karena seseorang yang sekarang dekat dengannya, apakah benar serius atau tidak kepada sirirnya, RARA  pun tidak bisa memberikan jawabannya. Dan RARA sudah berjanji pada dirinya sendiri, sebelum laki-laki itu siap, maka RARA pun tidak akan pernah mengenalkannya kepada kedua orangtuanya , itulah komitmennya  saat ini. Dan di sini lah awal kisah hidup rara yang  di mulai…….di bolak-balik oleh rasa cinta, rasa bersalah, rasa penyesalan,..dan cemburu.  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN