1. SIAPA AKU
RARA SANJANI , adalah seorang gadis yang cantik, pintar, modis, baik, sopan, mandiri dan periang, ayah dan ibunya biasa memanggil nya dengan sebutan RARA , dia terlahir dari seorang ayah yang bernama YUSUF SANJANI, dan ibu YURA ANITA. RARA merupakan anak satu-satunya dari pasangan yang sangat bahagia ini, maka tak heran keduanya sangat begitu menyayangi nya, memanjakan nya, bahkan usiaya sudah menginjak 25 tahun, kedua orangtuanya sangat memperlakukan nya seperti baby kecil mereka saja, kadang RARA sedikit risih melihat sikap mereka yang selalu menganggap nya seperti anak-anak, tapi apa yang harus RARA lakukan, memang mereka sangat menyayanginya, walaupun RARA berusaha untuk mandiri, ayah dan ibunya tetap berusaha memanjakannya.
Keluarganya memang bukan termasuk dari golongan keluarga yang kaya, mereka hanya tergolong dalam keluarga yang sederhana, mereka tinggal di sebuah rumah yang minimal, yang dirancang sendiri oleh ayah RARA. Mereka tinggal bahagia di dalam nya, penuh canda tawa, suka duka sudah mereka lalui di dalam rumah yang sederhana itu
Ayah RARA hanya memiliki sebuah café kecil, yang berada tidak jauh dari rumah mereka , sedangkan ibu RARA hanya membantu ayah menjalankan café kecil mereka itu. Café mereka ini di beri nama oleh ayah rara sendiri yaitu “snow white café”. café itu melambangkan diri rara di matanya , seorang putri yang baik. Café itu memang kecil, tapi di tata ayah dan ibu rara secantik, seunik, dan senyaman mungkin, dengan nuansa putih dan biru yang berpadu, maka tak heran café itu sangat banyak pelanggannya, sampai ayah dan ibu rara harus menambah beberapa karyawan untuk membantu mereka di café itu.
RARA sama sekali tidak tertarik untuk mengkelola café itu , karena RARA punya hoby dan cita-cita yang lain. RARA sengaja mengambil jurusan arsitek bangunan, setelah lulus s1, RARA berusaha mencari pekerjaan di tempat lain, RARA tidak mau berpangku tangan kepada kedua orangtuanya, walaupun dirinya anak satu-satunya , tapi RARA tetap mau mandiri. Karena RARA tidak suka di cap sebagai anak manja, walaupun
terkadang di rumah selalu di manjain ayah dan ibunya sendiri.
Sekarang RARA sudah berhasil di terima di salah satu Perusahaan bidang arsitek , RARA sangat senang sekali bekerja di sana. Karena semua yang RARA kerjakan sesuai dengan hobby dan cita-citanya.
Walaupun RARA bekerja di tempat lain, tapi RARA tidak pernah lupa untuk membantu ayah nya untuk menuangkan ide-ide yang bagus, untuk membangun café nya agar setiap tahun ada sesuatu yang baru, agak café ayah nya tetap hits, walaupun café-café baru yang lebih bagus bermunculan di setiap saat.
RARA sangat menyayangi dan mencintai keluarganya, semua RARA lakukan adalah demi kebahagian mereka . tak pernah terlintas di benaknya sedikit pun untuk menyakiti hati dan perasaan mereka, tapi akhir-akhir ini, ayah dan ibu RARA selalu menyinggung masalah siapa pacar RARA, spontan RARA hanya terdiam, sebab sampai saat ini dirinya belum bisa menceritakan siapa pacarnya kepada mereka, rara sedikit ragu,…
Karena seseorang yang sekarang dekat dengannya, apakah benar serius atau tidak kepada sirirnya, RARA pun tidak bisa memberikan jawabannya. Dan RARA sudah berjanji pada dirinya sendiri, sebelum laki-laki itu siap, maka RARA pun tidak akan pernah mengenalkannya kepada kedua orangtuanya , itulah komitmennya saat ini.
Dan di sini lah awal kisah hidup rara yang di mulai…….di bolak-balik oleh rasa cinta, rasa bersalah, rasa penyesalan,..dan cemburu.