“Reina…..kenapa kamu---” “Ehm...jangan salah paham dulu. Aku tidak ada hubungan dengan Pak Verdi. Aku juga tidak mendekatinya apalgi merayunya! Aku tidak melakukan itu!” dengan cepat Reina menjelaskan dengan ekspresi ketakutan. Dia tidak mau jika masalah ini akan menimbulkan masalah dalam hubungannya dengan Varen. Varen tidak merespon, dia menatap Reina dengan lurus sambil menaikkan satu alisnya. Dia ingin tahu bagaimana Reina akan menjelaskan padanya situasi yang barusan dihadapinya, apakah istrinya itu akan jujur atau berbohong untuk menjaga perasaannya. Tampak Reina yang menarik napas dalam-dalam. Sebenarnya ada keraguan didalam hati Reina untuk mengatakan pada suaminya tapi dia tak mau ada kesalahpahaman juga. “Begini, tadi nenek Pak Verdi yang menamparku. Dia salah paham karena me

