Lee Joana

720 Kata

Wooseok tersandar sambil terus tersenyum seperti orang gila. Ditengah keterkejutannya Bibi Kim akhirnya menghampiri Wooseok dengan berlari. "Tuan Wooseok. Ada apa? kenapa dari tadi memanggil." "Bibi Kim ... ada ..." Wooseok terkekeh sambil memegangi dadanya?" "Ada apa? ada yang sakit?" Bibi Kim keheranan. "Ah, i-itu ... ada yang berantakan, hatiku ... eh maksudnya gelas pecah di kamar. Pastikan dibersihkan dengan benar, jangan ada satu serpihan pun yang tersisa di lantai. Jika masih ada serpihan, nanti bisa melukai kaki Joana, tolong yah, Bibi Kim ..." "Baiklah ..." Bibi Kim hendak masuk ke kamar. Namun, dia masih terus berdiri di depan Wooseok, "Tuan Muda ..." "I-Iya, ada apa?" "Saya mau masuk ke kamar," "Ya silahkan," "Bagaimana mana saya bisa masuk jika Tuan bersandar di depan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN