"Kenapa kau gemetar? takut padaku?" Joana menguatkan cengkraman tangannya. "Nona! ampuni saya!" "Jo, hent ..." "Tanganmu terluka, obati dulu," Joana melepaskan cengkraman tangannya. Wooseok yang sudah melangkah terhenti. semua orang melongo, bahkan Sekretaris Kang hampir menjatuhkan tasnya, "Bibi Kim suruh yang lain membersihkan pecahan ini," Jo berdiri, lalu mulai melangkah, "Seok ... sejak kapan ada disini?" senyuman ranum yang indah terlukis di wajah Joana. Wooseok terpaku. Untuk sesaat, Wooseok kehilangan kesadarannya, "Halo ...." Joana melambai lambaikan tangannya di depan wajah Wooseok. "Ah Jo," Wooseok menggelengkan kepalanya, "Kau baik-baik saja?" "Tidak. Bajuku basah," Joana tersenyum lalu melangkah menuju kamarnya. Wooseok spontan mengikuti. Sekretaris Kang menghela nafas

