"Kenapa berdiri disana, kau mau masuk?" Wooseok menggeleng, "Ini daerah pribadimu," "Hahaha, Park Wooseok. Kau tidak sadar? kau sudah melanggar begitu banyak daerah pribadiku." "I-Itu ...." telinga Wooseok mulai memerah, membuat Joana terkekeh. "Pembuluh darahmu sepertinya sangat aktif," "K-Kenapa?" "Telingamu memerah," ucap Joana sambil mendekati Wooseok. Wooseok tersipu. Sistem saraf simpatetik yang merupakan bagian dari respon tubuhnya terbangun, adrenalin Wooseok meningkat mengakibatkan detak jantungnya semakin cepat, dan Joana benar, karena rangkaian proses itu, pembuluh darah Wooseok sangat aktif melebarkan dirinya, hingga kini tak hanya telinga Wooseok yang memerah. Tapi wajahnya juga. "Kau seperti terbakar matahari," Joana tersenyum lalu menangkupkan tangannya ke wajah Woo

