Semua orang melihat ke arahnya seperti, ada yang salah dengan penampilan hari inI. Raina pun juga sama. Dia melihat orang itu dari atas sampai bawah. Tak ada yang terlewat karena, diamati sangat hati hati. "Lo kenapa hari ini? Lo galau? Come on lah. Lo tuh gak boleh galau." "Gak boleh, Nay? Bukan manusia dong gue kalo gitu." Jelasnua dan langsung mendapatkan balasan kasar dari Raina. Ia melempar semua skrip naskah ke lantai. Mengacak rambutnya yang tergerai hingga berantakan, "Kita semua manusia emangm tapi, plis lah. Profesional. Lo kalo udah sampe panggung gak boleh galau." Raina naik pitam "Lo tuh gak cuman bawa nama pribadi lo. Lo sadar kan?" Serunya. Telunjuknha sudah bergerak kesana kemari dengan tatapan mata tajamnya. Suasana belakang layar mendadak mencekam. Anak anak yang la

