Masa Peralihan

1008 Kata

Melihat suasana yang begini rasanya, sangat ingin kembali ke tempat tidur daan membungkus diri bagai kepompong. Raina tidak mau disibukkan dengan hal apapu. Masalah tugas sekolah, cari uang untun rencana besar, dan...pokoknya tidak mau membicarakan apapun. Raina hanya mau rebahan untuk beristirahat. Namun, kayaknya tidak bisa. Selangkah lagi memasuki kamar, dirinya melihat sang ibu yang sedang kerepotan atas bawaanya. "Ada pesenan lagi, Mah?" Tanyanya dengan langsung membantu. Tangannya langsung mengambil satu karung beras untuk diletakkan di dapur. Tangan satunya lagi disibukkan membawa kantong kresek yang entah berisikan apa. "Kalo kamu senggang bantuin ya, Nay." Pinta ibunya. Membuat mata Raina membulat. 'Yah, rencananya gagal.' Batinnya. Dia tidak kesal ataupun merajuk, dirinya ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN