"Mamah tau gak si, kalo setiap aku pulang ke rumah ini tuh aku engga ngerasa beber bener pulang." "Kalo gitu, kamu mau pulang kemana? Inget ya, Nay. Selama kamu belum bisa nyari duit sendiri, kamu masih harus ikutin apa kata mamah. Inget itu." "Okeh, kita liat ya mah. Kalo aku udah bisa nyari duit sendiri, aku juga bakalan minggat kok dari sini. Tenang aja, mah." Tiga percakapan itu Raina pajak pada dinding kamarnya. Tekadnya sudah bulat untuk menetapkan cita-cita yang selama ini tidak ia ketahui. Bisa nyari duit sendiri. Itulah yang tertanam pada otak Raina, hingga membuatnya seperti sekarang. "Eh, kalo lo mau beli pulsa ke gue aja, ya. Gak usah jauh jauh ke konter depan." Seru Raina pada temannya. "Eh, lo juga. Kalo mau beli pulsa atau paket data ke gue aja. Nanti gue kasih diskon.

