For Raina...

1161 Kata

Memangnya kenapa dengan pakaian ini sekarang? Kayaknya terlihat baik baik saja, tidak memalukan dan masih mencerminkan elegentnya wanita. Tapi, kenapa respon orang yang ia cintai membabi buta begitu? Sampai meninggalkan dirinya sendiri di antara keramaian begini? Sekarang dia harus bagaimana? Menganggap tidak apa apa dan everything its oke? Harus! Kayaknya harus begitu. Habisnya mau apa lagi? Mau menangis? Raina mau sekali melakukan itu. Namun, sepertinya tidak bisa. Lagi-lagi semua tangisan itu ia harus simpan di dadanya sendiri. Membiarkan semua mengakar hingga membuat sesak. Setelah beberapa saat, akhirnya ia bisa tersenyum kembali. Bertepuk tangan atas penampilan pianis yang membawakan sebuah lagu yang sangat indah. Drrrt drtt drttt "Deadline lo jangan sampek lupa ya, Nay." Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN