"Gimana masalah lo yang kemaren maren? Udah kelar beloman?" Hurrk hurrk hurk, "Minum lu, katanya kalo keselek bisa mati." "Lo ngomong apaan si, Glen? Bikin gue emosi jiwa raga ae." Bentak Raina. Tadinya, mood dia sedang tenang tenang saja, tapi, semenjak kedatangan Gleen ini mendadak berubah 180 derajat. Membuat Raina kesal sampai tidak enak menyantap mie yamin kesukaannya, "Ya kan bener. Gua mau tau aja. Masalah lo yang katanya gede banget itu udah kelar beloman. Dibantuin gak sama pacar kesayangan lo itu. Yang sering lu bangga banggain katanya udah bikin lu bisa ngehasilin duit sampe bergelimangan harta." Hebat. Gleen berbakat menjadi pembawa berita karena, ia bisa mengatakan hal yang sangat panjang degan satu tarikan nafas. "Gimana, Rey?" Tanya nya lagi, yang kali ini membuat Raina

