POV Raka Adipati Pagi-pagi sekali aku dibangunkan oleh suara sering telepon. Dengan mata masih mengantuk aku mencari HP di balik selimut. Tanpa melihat siapa yang menelepon aku mengangkat panggilan telepon. “Halo!” Suaraku masih serak karena baru bangun. “Raka, kamu masih tidur? “ Terdengar suara keras kakek mengusik telingaku. “Hmmm.” Aku menjawab enggan. “Segera bersiaplah! Hari ini ada rapat dewan direksi. Kamu harus hadir! “ “Kakek, aku belum siap jika harus ke Axion hari ini.” Lagi-lagi aku dituntut untuk pergi ke perusahaan. “Mau sampai kapan Raka. Di perusahaan sudah menunggu Presdir baru menggantikan kakek. “ “Kakek, apa kakek yakin menyerahkan semuanya padaku. Aku ini masih awam dan minim pengalaman,”jawabku menolak untuk kesekian kalinya. “Pada dasarnya kamu cerda

