25

1827 Kata

Bintang menuruni anak tangga sambil menyangkutkan tali ranselnya di satu pundaknya. Menyambangi meja makan, yang di sana ada mamanya tengah menyiapkan sarapan. “Lho, Bi, kamu sendirian? Kejora mana?” titah Naina. Bintang duduk. “Nggak tau.” “Coba kamu cek, deh, di kamarnya.” “Mama aja cek sendiri.” “Bintang! Kalau ada apa-apa sama Kejora gimana.” “Nggak peduli.” “Bintang!” “Kalau Mama khawatir, Mama cek aja sendiri!” bentak Bintang dengan menggebrak gelasnya di atas meja. Lalu anak itu malah berdiri mengabaikan nasi goreng di hadapannya, tidak jadi sarapan. Bukan apa, napsu makannya sudah terlanjur lenyap sekarang. “Mau ke mana kamu?! Habiskan dulu sarapannya!” “Bintang udah nggak napsu!” meninggalkan Naina yang akhirnya naik, untuk memanggil sendiri Kejora di kamarnya. Bintan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN