27 : Kecewa

2113 Kata

MELODY Aku menatap punggung Iqbaal yang semakin menjauh, dapat kudengar dari hembusan napasnya, dia sangat kesal tadi. Ya, aku tidak benar-benar memutar musik di ponselku, aku hanya memasang earphone agar Iqbaal tidak terlalu cerewet. Aku juga merasa bersalah karena tadi memukul kepalanya, tapi jujur saya aku tadi sangat berdebar, karena sudah lama dia tidak menggodaku seperti itu. Baiklah kuakui, aku menyesal sekarang, tapi aku tetap saja kesal. Iqbaal benar-benar akan menemui Cindy? Huh! Aku kecewa padanya. Kukira dengan sikapku seminggu ini padanya, dia akan merubah keputusannya. Kenapa dia kekeuh sekali sih? Dasar keras kepala! Sekarang aku merasa sedikit ragu, apakah benar Iqbaal mencintaiku? Atau itu hanya omongan manis belaka? Apakah perlu aku 'menguntit' nya lagi seperti dul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN