* "Me...lo...dy..." Suara lirih seseorang di belakangnya membuat Melody menghentikan langkahnya, Melody membulatkan matanya dan kembali berbalik. "Melo..dy.." Suara itu terdengar lagi, kali ini lebih jelas. Ya, itu adalah suara Iqbaal, pria itu memanggil Melody. Dengan cepat Melody kembali mendekati ranjang Iqbaal. "Iqbaal, kamu bangun, kamu udah sadar?" tanya Melody tidak percaya. "Melody..." Pria itu tidak menjawab ucapan Melody, ia hanya meracau tidak jelas dan terus memanggil nama wanita itu. Namun, satu yang dapat Melody simpulkan: Pria itu telah bangun dari komanya! Melody segera memencet sebuah tombol disamping ranjang Iqbaal untuk memanggil dokter. Ia terus menangis terharu menatap Iqbaal yang memanggil namanya berulang kali, walaupun masih terpejam. Tak lama pria ber-ja

