37 : Langkah Berat

2160 Kata

Ingatlah, setelah dinginnya musim salju ada keindahan musim semi yang menanti. * Seminggu sudah sejak kejadian yang menghancurkan hati wanita ini berkeping-keping, Melody hanya bisa menatap lurus pada pemandangan diluar jendela kamarnya, karena kamarnya berada dilantai dua Melody bisa melihat jalan dikompleknya dengan jelas. "Malam ini serasa lebih cerah ya," gumam Melody sambil tersenyum tipis. Melody kemudian terkekeh kecil. "Kayaknya gue harus lebih nikmatin hidup kayak dulu, bukan sedih-sedihan kayak begini." "Lagian buat apa gue sedih? Toh dia juga gak bakal mikirin gue," ucap Melody lagi. "Hidup gue terlalu terbuang sia-sia hanya untuk mikirin pria itu..." "Tapi apa gue bisa sejenak saja melupakan dia? Bahkan saat ini saja gue harus mikirin dia." "Sadarlah Mel, dia gak benar-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN