Perhatian itu lakukan dengan hati dan hati-hati. Gedebugh! Sedetik dari suara itu langsung terdengar tangisan kencang. Bertepatan saat Zufar masuk kamar dan langsung terkejut melihat Abizard yang telentang di lantai. “Abizard!” Buru-buru Zufar mendekat dan menggendong Abizard yang masih terus menangis. Tangan Zufar sibuk mengusap kepala dan punggung Abizard. Saat kepala diusap oleh Zufar, dirasa sedikit ada benjolan dan itu membuat Abizard semakin kencang menangis. Batita itu menghindar untuk diusap kepalanya. Talitha yang tadi benar-benar masih terlelap itu terbangun karena mendengar tangisan. Begitu sadar, ia terkejut Abizard tidak pada tempatnya—berada di gendongan Zufar. Buru-buru ia beranjak sebelum menyadari rasa perih yang menjalar di intinya. Ia meringis saat rasa ngilu itu m

