Jadilah alasan orang di sekitarmu—keluarga—merasa bangga dan bahagia. Pagi itu Zufar bersiap untuk berangkat, ia sedang memakai kemeja. Selang berapa detik terdengar decakan dari bibirnya. “Sial!” umpat Zufar. Talitha yang baru saja masuk kamar itu sontak bertanya, “Kenapa?” “Kancingnya lepas,” jawab Zufar. “Sini aku jahit,” kata Talitha seraya mendekat ke arah Zufar, lantas tangannya meminta kancing baju yang terlepas itu. “Aku ganti yang lain aja,” putus Zufar. “Belum kering di jemuran, yang lainnya belum sempet aku setrika.” Zufar menurut, sementara Talitha menyiapkan jarum dan benang yang sesuai dengan kancing baju Zufar. Saat proses itu berlangsung—memasang kancing baju—Talitha tertusuk jarum cukup dalam mengenai jari telunjuknya. “Aku bilang juga apa, aku ganti yang lain aja

