Aku takkan menjanjikan kamu untuk cepat kembali, tapi aku akan menjadikan kamu tempatku kembali. Begitu tiba di rumah mamanya Zufar, Abizard menangis histeris saat diajak masuk. Ia menolak, bahkan lebih memilih untuk stay di atas motor. “Ayo salim dulu sama Oma!” kata Zufar, mengajak Abizard agar mau turun dari motor. “Tak sonok!” “Nanti enggak dapet saku, loh.” “Minta Papa aja,” sahut Abizard. “Papa gendong, ayo!” Abizard menggeleng kuat. “Eh, ya udah, Papa tinggal.” Abizard langsung mencengkeram kuat baju yang dikenakan Zufar. “Tak oweh!” “Papa mau ambil kunci mobil,” ucap Zufar memberi tahu. Pada akhirnya Abizard ikut serta untuk masuk ke rumah. Ketika berada di ambang pintu, Abizard kembali merengek. “Ayo balik!” “Ya udah, bentar, sini dulu sama Mama.” Zufar menyerahkan

