Antara Mas Barga Atau Mas Adit (Ajeng's POV)

1005 Kata

Aku sedikit tak fokus pagi ini. Seharusnya, aku mengawali pagi hari yang cerah ini dengan senyuman, namun naasnya aku harus mengawalinya dengan segala kebingungan di benakku. Aku tidak fokus lantaran mengingat apa yang sudah dikatakan oleh mas Adit tadi malam. Dengan tekadnya yang kuat akan mendekatiku, padahal aku sudah mengatakan kalau aku dan mas Barga belum bercerai. Setelah dia memutuskan panggilan semalam, aku mengirimkan SMS untuknya dan mengatakan kalau seharusnya mas Adit menenangkan diri dulu. Tapi apa jawaban darinya? Ia tetap keras kepala. Apakah aku bisa menghalanginya? Tentu saja tidak. Itu adalah pilihannya, namun melibatkan diriku. Aku hanya takut dengan kerasnya tekad mas Adit membuat mas Barga salah paham. Aku sudah cukup merasa nyaman dengan hubungan kita sekarang. "Ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN