Bagian 23

1401 Kata

Mereka baru aja keluar dari supermarket, bawaan di tangan Adrian lumayan banyak. Kantong plastik menenteng ke kiri-kanan, sebagian besar dia yang bawa, sementara Disa cuma bawa satu tas kecil isinya roti. "Eh aku jalan duluan ya, di mobil ketemu," kata Disa ringan, dia udah melangkah ke parkiran. Adrian cuma angguk, sesekali betulin plastik yang hampir jatuh. Belum jauh melangkah, seorang pria muda berbaju rapi datang dari arah berlawanan—Rafi, salah satu karyawan Adrian. Rafi sempat melirik ke Disa yang udah agak jauh, lalu matanya ke Adrian. "Pak... saya bantu, Pak?" bisiknya sambil nahan senyum. Adrian kasih kode halus, matanya melirik ke Disa. "Kalau dia gak liat aja, udah dari tadi saya suruh kamu, Raf," jawab Adrian datar. Rafi cekikikan pelan, tapi langsung sigap ngambil bebera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN