"Jaehwa-ah, jika tidak bisa datang membantu, setidaknya datanglah ke pernikahanku." Park Yul A menyerahkan sebuah undangan pernikahan bertema silver di atas meja. Jaehwa menghela napas kasar, mulai merasa muak atas sikap kakaknya yang bertingkah seolah tidak terjadi apa-apa. Jaehwa muak atas sikap Yul A yang seolah tak tau kalau ia baru saja datang dari pengadilan untuk wali sidang ayahnya sebelum datang menemui kakaknya di kafe. Jaehwa muak atas sikap Yul A yang seolah ia dan Lena baik-baik saja. Yul A berubah banyak sejak ia menjadi reporter dan bertemu dengan banyak orang, menikmati segala fasilitas hidup yang sebelumnya tidak bisa dinikmati. Menjadi reporter sudah seperti sesuatu yang menggiurkan. Akses cepat kemana saja untuk bertemu siapa saja, mendapat undangan kaum kelas atas sec

