William baru saja tiba di rumah sakit saat mendapati ranjang inap Sean kosong. Tidak ada pengawal yang berjaga di depan kamar itu. Ia menghubungi Kang Daniel yang kali itu tidak ikut dengannya ke Jepang selepas berburu sup kepala ikan tadi pagi. William sempat pulang sebentar untuk bersiap dan langsung ke bandara untuk rapat pembangunan hotel disana. Seandainya Sean tidak sakit, seandainya Alenia ada untuk mengurus anaknya, pikirannya tak akan terpecah selama rapat dan ia tidak perlu merasa gelisah karena meninggalkan Sean yang sedang sakit. Dan sekarang, ruang rawat inap anaknya kosong seperti tak pernah ditempati sebelumnya. Panggilannya diangkat oleh Kang Daniel. "Daniel, dimana Sean?" "…" "Kapan ibu datang?" "…" "Kau dimana?" "…" "Baiklah." William lalu menutup panggilannya d

