Bab 33

1392 Kata

Shayna memandangi kertas ucapan selamat berlibur di hari Tahun Baru milik Samchon. Kertas kecil itu semula tampak manis… sampai hatinya kembali terasa perih. Semakin ia menatap tulisan tangan lelaki itu, semakin kuat pula rasa rindu yang justru membuatnya sesak. Dengan kesal, Shayna meremas kertas itu hingga menjadi gumpalan kecil dan melemparkannya ke meja. Sret. Ia mengusap wajahnya yang tampak kelelahan. Hari ini terasa lebih panjang dari biasanya. Rumah sunyi, kamar sunyi, bahkan hatinya pun ikut sunyi. Ting tong. Bel rumah berbunyi. Shayna mengangkat wajahnya malas, menghela napas, lalu bangkit dari tempat duduknya dengan langkah gontai. Kepalanya sedikit pening karena terlalu banyak memikirkan hal yang tidak bisa ia kendalikan. Ceklek. Saat pintu terbuka, tampak Tania berdiri b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN